KOSADATA - Pelaksana tugas (Plt) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Muhadjir Effendy menanggapi perihal ditundanya drawing Piala Dunia u-20 2023.Â
Muhadjir sangat menyayangkan beberapa syarat yang ditolak oleh FIFA sehingga membuat tertundanya drawing tersebut.
"Ya tentu saja kita menyayangkan kondisi-kondisi atau syarat-syarat yang kita ajukan ke FIFA kelihatannya tidak mendapatkan kesempatan," kata Muhadjir
Muhadjir mengatakan bahwa pemerintah tunduk terhadap konstitusi di Indonesia dalam perundang-undangan. Diantaranya menolak segala bentuk penjajahan.
"Karena itu kalau dalam ketika ada negara yang timnya kita indikasikan masuk kategori itu harus ada prasyarat-prasyarat khusus dan itulah yang kita ajukan ke FIFA dan kelihatannya tidak ada titik temu," kata Muhadjir.
Hingga saat ini, kata Muhadjir, pemerintah Indonesia terus menjalin komunikasi dengan FIFA terkait penyelenggaraan Piala Dunia U20. Dirinya menyebut bahwa Ketua Umum PSSI Erick Thohir tengah pergi ke Zurich, Swiss untuk berkonsultasi dengan FIFA.Â
"Saya rasa Pak Erick akan segera ke Zurich untuk konsultasi lebih lanjut dengan FIFA. Ini blm level tertinggi kan? Kemarin baru salah satu wakil ketua dari PSSI yang ketemu, mudah-mudahan ada titik temu. Paling tidak FIFA memahami posisi Indonesia dalam konteks ini," kata Muhadjir.
"Jadi ini bukan soal ditolak atau diprotes, bukan itu, tapi ini berkaitan dengan tadi itu, konstitusi," tambahnya.
Muhadjir mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan syarat-syarat agar timnas Israel dapat bermain di Indonesia dan tidak menggangu konstitusi.
"Artinya bagaimana kalau seandainya tim Israel itu
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0