Herzaky meninjau pengaman pantai di pesisir di Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Foto: ist
Kepala Satker BWS Kalimantan I, Rusly Effendi Hartono, yang turut mendampingi kunjungan, menjelaskan bahwa pembangunan pengaman pantai di kawasan Sambas sudah dilakukan bertahap sejak 2020 hingga 2023, dengan panjang mencapai lima kilometer. Infrastruktur ini menghubungkan sejumlah desa di pesisir, termasuk Matang Danau.
“Mutu dan spesifikasi sama, struktur beton berat satu ton. Hingga kini, sudah hampir lima kilometer terbangun,” ujar Rusly.
Manfaat pembangunan ini juga dirasakan langsung masyarakat. Kepala Desa Matang Danau, Halipi, mengungkapkan bahwa pengaman pantai telah menyelamatkan lahan pertanian dan meningkatkan potensi wisata.
“Beberapa hektare sawah berhasil diselamatkan. Tapi kalau tidak dilanjutkan tahun ini, sebagian rumah warga bisa habis digerus air laut,” ujarnya.
Senada, Camat Paloh, Budi Susanto, berharap kedatangan Herzaky menjadi penghubung strategis agar aspirasi warga mendapat perhatian pusat.
“Proyek ini menyentuh tiga aspek sekaligus: lingkungan, pariwisata, dan ekonomi masyarakat. Kami harap segera diakomodasi,” katanya.
Peninjauan ini turut dihadiri Kepala Seksi Pelaksanaan BWS Kalimantan I Adib, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat M. Isa, Anggota DPRD Kabupaten Sambas Sur’in, dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0