Tumpukan sampah di RW 11 Ciroyom, Bandung. Foto: IG Herman Suryatman
KOSADATA — Di balik pagar seng setinggi dua meter di kawasan RW 01, Kelurahan Ciroyom, Kota Bandung, siapa sangka tumpukan sampah rumah tangga dan limbah plastik menggunung tanpa pernah tersentuh truk pengangkut. Baunya menyengat, air hitam menggenang, dan warga mulai mengeluh jatuh sakit.
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, turun langsung ke lokasi. Mengenakan kemeja putih yang segera dipenuhi bercak lumpur, Herman bukan sekadar meninjau. Ia turut membersihkan sampah, menyapa warga, dan mendengar langsung keluhan masyarakat yang sudah lama merasa diabaikan.
“Aduh Pak Sekda, mun teu bisa ngadatangkeun truk ayeuna, abdi disandera ku pendekar di dieu,” ucap Herman sambil menelpon Sekda Kota Bandung yang diunggah dalam akun instagramnya, Senin, 14 Juli 2025.
Para pendekar itu — sebutan warga bagi tokoh masyarakat setempat — sengaja berkumpul untuk memastikan gotong royong pembersihan benar-benar dilakukan. Bukan sekadar seremoni belaka.
Menurut Herman, persoalan sampah ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum (PU) semata. Tumpukan yang sudah berbulan-bulan itu tak terlihat dari luar lantaran ditutup pagar seng. Namun di baliknya, gunungan sampah telah menimbulkan bau tak sedap dan dikhawatirkan menjadi sumber penyakit.
“Ini tidak terlihat karena ditutup pagar dengan seng. Ternyata di balik seng, ya, sampah loba pisan. Maksudnya, hari ini gotong royong Pak. Bapak siapin truk, abdi siapin truk, kita bawa barengan, provinsi juga, kota juga,” kata Herman Suryatman.
Tanpa protokoler berlebihan, sejumlah warga, petugas kebersihan,
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0