KOSADATA - Kereta Api Cepat Jakarta Bandung atau KCJB akan menggunakan Sound Barrier atau pencegah kebisingan untuk menghalau emisi suara di jalur lintasan dekat pemukiman. Pemasangan ini merupakan salah satu langkah Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk menerapkan konsep ramah lingkungan.
Â
Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, KCIC akan terus memperhatikan kenyamanan serta kepedulian pada lingkungan yang dilalui oleh trase KCJB. Kehadiran KCJB di Indonesia diharapkan dapat berlangsung dengan lancar tanpa menimbulkan ketidaknyamanan di tengah-tengah masyarakat.
Â
“Tidak hanya fokus di operasional, KCIC juga selalu memperhatikan keberlangsungan wilayah yang dilalui oleh KCJB. Dengan dipasangnya Sound Barrier tersebut, kenyamanan dan ketentraman lingkungan sekitar trase KCJB tidak akan terganggu oleh suara kereta api cepat yang melintas,†kata Dwiyana melalui keterangan tertulis, dikutip Rabu (10/5/2023).
Â
Ia mengatakan, KCJB akan dioperasikan dengan mematuhi Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. KEP-48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan yang disebutkan tingkat kebisingan di sekitaran pemukiman maksimal 55 desibel (db). Selain itu, WHO menetapkan kebisingan yang sudah melebihi 65 db sudah termasuk dalam kategori polusi suara.
Â
Â
Â
KCJB, kata dia, saat beroperasi akan menghasilkan suara dengan tingkat kebisingan di angka 49 s.d 69 db. Untuk mencapai standar yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan WHO, maka dilakukan pemasangan Sound Barrier berbahan acrylic untuk mengurangi kebisingan sebesar 30 db. Setelah dilakukan pemasangan Sound
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0