Petugas memotong daging kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) PD Dharma Jaya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (21/7/2021). /foto tribunnews.
KOSADATA – Perumda Dharma Jaya menilai kunci penting strategi pemasaran adalah peningkatan Brand Awareness merupakan salah satu rangkaian brand equity yang sedang dibangun oleh Perumda Dharma Jaya.
Karena itu, dalam upaya memperkuat bisnis komersial, Perumda Dharma Jaya berupaya keras melakukan peningkatan keduanya. Sehingga produk protein hewani Perumda Dharma Jaya, tidak hanya mampu bersaing dengan produk serupa, tetapi juga dapat menjadi top of mind warga Jakarta.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan Brand Awareness menjadi sangat penting bagi pelaksanaan pengembangan bisnis komersial. Untuk meningkatkan Brand Awareness, ada sejumlah langkah yang sedang dilakukan perusahaannya.
Langkah pertama adalah melakukan pembedaan kemasan antara produk protein hewani yang menjadi penugasan dengan komersial.
Untuk kemasan komersial produk protein hewani, lanjut Raditya, juga dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu Djawara Meat untuk daging, Djawara Fish untuk ikan dan Djawara Chicken untuk ayam.
Dengan adanya kemasan yang berbeda, Raditya mengharapkan brand produk akan semakin kuat. Karena, masyarakat lebih mengenal Perumda Dharma Jaya sebagai pemasok produk protein hewani. Tidak hanya dikenal lagi sebagai tempat pemotongan hewan sapi atau tempat penjualan daging saja.
“Kita harapkan masyarakat nanti bisa mengenal Perumda Dharma Jaya melalui produk-produk protein hewani komersialnya. Identitas Perumda Dharma Jaya melekat pada produk komersialnya,” kata Raditya.
Khusus kemasan, Raditya mengungkapkan selain logo yang diubah, juga dilakukan upgrade kemasan plastik yang benar-benar food grade dengan bahan dari nilon.
Tak
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0