BPJS Kesehatan Layani 278 Juta Warga Sepanjang 2024

Ida Farida
Jul 15, 2025

Ali Ghufron Mukti paparkan kinerja BPJS Kesehatan. Foto: ist

KOSADATA — Di tengah tantangan geografis Indonesia yang luas dan beragam, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan terus memperluas jangkauan pelayanannya. Sepanjang 2024, program ini tercatat telah melayani lebih dari 278 juta peserta, menjadikannya salah satu sistem jaminan kesehatan terbesar di dunia.

 

“Tak peduli sejauh apa jaraknya, tak penting apakah peserta punya KTP atau tidak. Yang penting mereka butuh dilayani. Dan itu yang kami lakukan,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, dalam keterangannya, Selasa, 15 Juli 2025.

 

Selama lebih dari satu dekade sejak diluncurkan pada 2014, program JKN telah mentransformasi layanan kesehatan di Indonesia. Selain lewat aplikasi digital seperti Mobile JKN, PANDAWA, VIKA, hingga layanan video conference, BPJS Kesehatan juga menghadirkan layanan jemput bola di daerah terpencil melalui BPJS Keliling. Layanan ini menjangkau lebih dari 37 ribu titik di perbatasan, pulau kecil, dan pedalaman.

 

“Kami ingin memastikan masyarakat di hulu sungai, lereng pegunungan, dan pulau-pulau kecil tetap punya akses yang layak terhadap layanan kesehatan,” kata Ghufron.

 

Sepanjang 2024, tercatat sebanyak 673,9 juta pemanfaatan layanan JKN atau setara 1,8 juta layanan per hari. BPJS Kesehatan bekerja sama dengan 23.682 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan 3.162 rumah sakit, di mana lebih dari 22 ribu FKTP dan 3.132 RS telah menerapkan sistem antrean online.

 

Selain itu, fitur i-Care


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0