Gadis Baduy tengah menjajakan durian lokal. Foto: ist
Selain berburu durian, pengunjung juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat adat Baduy yang terkenal dengan cara hidup sederhana dan harmoni dengan alam. Masyarakat Baduy sangat menjaga kelestarian alam dan tradisi mereka, serta menghindari penggunaan teknologi modern dalam kehidupan sehari-hari.
Andi, seorang pengunjung dari Jakarta, mengungkapkan kesan mendalam setelah berburu durian di Baduy. "Pengalaman ini sangat luar biasa. Tidak hanya bisa menikmati durian yang enak, saya juga bisa belajar banyak dari masyarakat Baduy tentang cara hidup yang selaras dengan alam," katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Lebak, Imam Rismahayadin mengungkapkan, banyak wisatawan menyerbu Baduy untuk berburu durian khas Baduy. Terlebih, ungkapnya, saat libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru 2025 kemarin.
"Selain refreshing memang gak afdhol kalau ngga mencicipi durian Baduy yang memiliki rasa dan tekstur yang khas. Kebanyakan seperti itu pengakuan wisatawan," ucapnya
Bagi Anda yang tertarik untuk merasakan pengalaman berburu durian di pedalaman Baduy, perjalanan dimulai dari Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
Dari Rangkasbitung, perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan menuju Desa Cibeo, pintu gerbang utama menuju wilayah Baduy Dalam. Dari Cibeo, Anda harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, karena tidak ada akses kendaraan ke wilayah Baduy.
Pengunjung yang ingin memasuki kawasan Baduy Dalam perlu mematuhi aturan adat setempat, seperti tidak menggunakan teknologi modern, termasuk ponsel dan kamera, selama berada di dalam wilayah Baduy dalam.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0