"Saya terima kasih sekali kepada Pemda Garut yang sudah menjamin biaya pengobatan anak tersebut sehingga mendapatkan perhatian khusus dan kemudahan pelayanan kesehatan. Di sisi lain kita bangga bahwa tahun ini Garut menjadi salah satu daerah yang berhasil menekan angka Stunting secara signifikan," tandasnya.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Didit Fajar Putradi mengatakan, pihaknya sudah memberikan penanganan medis dan menanggung semua biaya perawatan maupun kebutuhan gizi bayi yang didiagnosa alami gagal tumbuh itu.
"Ini jadi jaminan pemerintah daerah, insya Allah Dinas Kesehatan juga beserta teman-teman SKPD dan ASN lainnya, kita menyiapkan ketersediaan susu keperluan gizi khusus ini," kata Didit di RSUD dr Slamet Garut, Kamis (27/4).
Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) RI, dr. Maria Endang Sumiwi menyampaikan, dirinya sangat terkesan melihat antusiasme masyarakat Garut yang semangat dan gembira. Ia berharap, Kabupaten Garut dapat menurunkan angka Stunting dan mencapai target yang diberikan oleh Presiden RI, Joko Widodo yaitu sebesar 14% di tahun 2024.
Hal itu disampaikan Maria saat menghadiri Opening Ceremony Festival Rumah Gizi yang digagas Pengurus Daerah (PD) 'Aisiyah Kabupaten Garut bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut pada Sabtu (28/1) lalu.
"Angka Stunting Garut saat ini di 23%, nasional rata-ratanya 21%, (memang) masih lebih tinggi dari angka nasional, penurunannya lebih jauh dari penurunan nasional nasional, kan penurunan nasional 2,8% di sini turunnya 10%, jadi kerja kerasnya hebat," kata Maria kala itu.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0