Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rachmi Widiriani dalam dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema ‘Lebaran Aman, Mudik Ceria Penuh Makna’. Foto dok FMB9
KOSADATA - Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rachmi Widiriani mengungkapkan pihaknya melakukan berbagai upaya dalam menjaga ketersediaan pangan selama Lebaran 2024.
Upaya itu dilakukan dengan menjaga stabilitas harga, pengoperasian tol laut, optimalisasi gudang Bulog, hingga menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui operasi pasar murah.
“Jadi stabilitas harga ini kuncinya di supply and demand. Jika seimbang, maka harga akan relatif stabil. Nah produknya ini stoknya ada. Tinggal bagaimana mendistribusikannya,” ujar Rachmi dalam dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema ‘Lebaran Aman, Mudik Ceria Penuh Makna’, dikutip Kosadata, Rabu (3/3/2024).
Oleh karena itu, Bapanas sejak jauh-jauh hari telah bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk mendistribusikan bahan pangan ke sejumlah daerah. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga serta kepala dinas antarprovinsi dan kota.
“Agar ketersediaan pangan itu tidak hanya terpusat di satu titik saja. Untuk distribusi kita sudah bekerja sama dengan Kemenhub sehingga lokasi bahan pangan itu sebarannya merata. Ada juga kerja sama antardaerah, ada forum kepala dinas antarprovinsi dan kota, untuk mengkomunikasikan wilayah mana yang kurang,” ungkapnya.
Rachmi juga menambahkan, Bapanas telah mengoptimalkan gudang Bulog yang ada di beberapa daerah. Bahkan tidak hanya beras saja, tetapi 11 komoditi lain yang juga tak kalah penting.
“Untuk komoditas lain selain beras, waktu simpannya kan pendek, ya. Jadi kita siapkan
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0