ASDP Terapkan E-Ticketing melalui trip.ferizy.com di Lintasan Bajoe-Kolaka

Dian Riski
Jun 04, 2024

Kapal ASDP Indonesia Ferry. Foto dok ASDP

Cengkeh, Jambu Mete, dan Lada. Kemudian sub sektor Pertanian komoditi yang diunggulkan berupa Jagung dan Ubi Kayu.

"Pelabuhan Bajoe dan Kolaka menjadi salah satu penunjang kegiatan perekonomian. Kehadirannya membuat jalur distribusi yang lebih singkat dan berdampak pada efisiensi waktu dan biaya yang lebih murah sehingga mampu memperluas kesejahteraan masyarakat. Diperkuat dengan Ferizy, pengguna jasa dapat memastikan jadwal keberangkatan kapal sehingga kesegaran komoditi yang dibawa tetap terjaga," jelas Shelvy.

Waktu maksimal pelayanan masuk Kapal di Lintasan Bajoe-Kolaka setiap pukul 09.00, 12.00, dan 16.00 WITA dengan jarak tempuh kurang lebih 138 km.

Pengguna jasa dapat memilih waktu perjalanan maksimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan dan sudah dapat masuk di 2 jam sebelum waktu pelayanan selesai.

Pemesanan tiket juga dapat dilakukan sejak 60 hari sebelum keberangkatan sehingga penumpang dapat merencanakan perjalanannya dengan lebih matang.

Tercatat sejak Januari hingga Mei 2024, total penumpang yang menyeberang di Lintasan Bajoe-Kolaka sebanyak 59.108 penumpang dan 16.476 kendaraan dengan rincian 7.143 unit roda dua, 4.047 unit roda empat, 1.005 unit bus, dan 4.281 unit truk logistik.

Sebaliknya, total penumpang yang menyeberang di lintasan Kolaka-Bajoe sebanyak 61.415 penumpang dan 13.689 kendaraan dengan rincian 6.273 unit roda dua, 3.163 unit roda empat, 978 unit bus, dan 3.275 unit truk logistik. 

Adapun 26 pelabuhan lain yang telah menerapkan pemesanan tiket online melalui aplikasi ataupun website Ferizy, yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, Ambarita, Jangkar, Sape, Labuan Bajo, Lembar, Padangbai, Jepara, Karimun Jawa, Ujung, Kamal, Kayangan, Pototano, Tanjung Kalian, Pagimana, Gorontalo, Galala, Hunimua, Waipirit, Namlea, Batulicin, dan Tanjung Serdang. 


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0