Ketua Umum DPP OPSHID, M Subchi Azal Tsani. Foto: OPSHID
Semua pendanaan murni dikumpulkan dari shodaqoh warga Shiddiqiyyah sendiri. Kemandirian inilah yang senantiasa diajarkan oleh Kyai Muchammad Muchtar Mu'thi kepada murid-muridnya.
Mungkin tidak heran juga jika ada sebagian orang yang terkejut atau mungkin kurang percaya apabila melihat kondisi perekonomian warga Shiddiqiyyah yang justru mayoritas menengah ke bawah. Mulai dari bekerja sebagai karyawan pabrik, pegawai negeri golongan rendahan, pedagang kecil-kecilan, petani, salesman, bahkan pengangguran yang tak terhitung jumlahnya.
Namun Atas Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa, yang disertai dengan kemauan kuat dan juga semangat gotong-royong, mereka mampu membangun RSLHS bagi fakir miskin dan kaum dhuafa yang membutuhkan setiap tahunnya.
Hal tersebut pun menjadi bukti kongkrit adanya pengorbanan ikhlas dari warga Shiddiqiyyah yang dikomandoi Mas Bechi sebagai inisator demi terwujudnya RSLHS untuk rakyat Indonesia yang membutuhkannya. Ini adalah contoh nyata bagaimana semangat gotong-royong dan kemauan kuat dapat membantu membangun jiwa dan kebangsaan, seiring dengan semangat syair Indonesia Raya.
Di sisi lain, Rumah yang layak dan gratis, seperti yang digagas oleh Mas Bechi melalui program Rumah Syukur Layak Huni Shiddiyyah (RSLHS), juga menggambarkan upaya untuk membangun jiwa dan memberikan tempat tinggal yang layak kepada warga fakir miskin dan kaum dhuafa.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0