Tiru Guangzhou dan Shanghai, Heru Budi Ingin Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Asia Tenggara

Joeang Elkamali
Sep 10, 2024

Heru Budi Hartono meresmikan Kick-Off Penyusunan Kajian Perencanaan Jakarta Menuju Kota Global. Foto: PPID Jakarta

semua bidang; penyediaan infrastruktur kota yang handal dan berkelanjutan; peningkatan konektivitas dan aksesibilitas intra dan inter-kota melalui pengembangan infrastruktur transportasi massal dan peningkatan konektivitas ke Kepulauan Seribu

 

"Kajian Perencanaan Jakarta menuju Kota Global akan menjadi roadmap untuk mencapai Top Global City. Oleh karena itu, para Kepala Perangkat Daerah dan Pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dapat berkomitmen, bersinergi, serta berperan aktif dalam proses penyusunan kajian ini," ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta Atika Nur Rahmania menjelaskan, penyusunan kajian ini diharapkan dapat dilakukan bersama-sama dengan seluruh Perangkat Daerah dan BUMD sesuai dengan tim penyusun yang diatur melalui Keputusan Gubernur.

 

"Outputnya menghasilkan dokumen kajian yang komprehensif, integratif dan berkualitas. Tim penyusun akan dibantu oleh para tenaga ahli dengan standar internasional dari Firma Konsultan Manajemen Global yang menerbitkan salah satu indeks Kota Global, Global City Index, yakni A.T Kearney," kata Atika.

 

Adapun proses penyusunan ini akan dilaksanakan selama lima bulan, dengan rencana pelaksanaan kajian yang sudah mulai dilaksanakan sejak tahap persiapan, yaitu bulan Agustus sampai finalisasi pada akhir tahun 2024.

 

Atika menuturkan, kajian perencanaan Jakarta menuju Kota Global ini akan menghasilkan delapan buku berisi gambaran Jakarta ke depan, strategi, tahapan pelaksanaan, quick wins, stakeholder mapping, serta peta jalan yang menjadi pedoman dalam operasional perwujudan Jakarta sebagai Top 20 Global City.

 

"Proses penyusunan kajian ini juga akan melalui proses partisipatif melibatkan stakeholders terkait termasuk Kementerian/Lembaga, Non-Governmental Organization (NGO), akademisi, maupun asosiasi profesi," imbuhnya.***


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0