Yusuf Blegur
Konstelasi Pilkada Kota Bekasi semakin terlihat “hot” dan “sexy”. Pasalnya, ada sosok bakal calon walikota yang diasosiasikan sebagai bunglon diusung oleh partai politik yang terkenal dengan kekuatan karakternya. Partai yang berlambang hewan itu juga sangat ideologis, intim dengan proses “struggle” dan memiliki stamina yang tangguh dalam mengambil kebijakan oposisi. Sebuah partai politik yang sangat intim dengan penderitaan dan begitu akrab dengan penindasan. Partai politik yang pemimpinya menjadi legenda hidup. Pemimpin perempuan yang kuat dan tegas dalam prinsip serta tak mudah dalam rayuan atau godaan jabatan dan kekuasaan. Begitupun partainya banyak memiliki kader petarung, ideologis dan tetap spartan menghadapi tekanan politik.
Sangat disayangkan jika calon walikota yang diusung begitu mencolok perbedaan karakter dan kontradiktif rekam jejaknya dengan partai politik dan pemimpinnya. Pemimpin dan partai pengusungnya, setia, loyal dan militan terhadap perjuangan ideologinya. Sementara calon walikota yang diusungnya, tidak setia, tidak loyal dan militan terhadap partai politik, apalagi pada ideologi perjuangannya. Sering berganti-ganti atau berubah-ubah, yang penting “gue” selamat dan bisa mendapatkan tujuan “gue”, apalagi kalau
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0