Sebanyak 100 Pentolan Aktivis 98 Akan Konsolidasi, Evaluasi dan Refleksi 25 Tahun Reformasi

Potan Ahmad
Mar 16, 2023

98.

'Perjuangan 1998 yang penuh dengan cucuran darah, keringat, dan air mata pada akhirnya hanya menjadikan karpet merah untuk elite politik naik ke tampuk kekuasaan dan tidak sama sekali membawa ruh cita cita perjuangan reformasi 98" papar Sukma. 

Elite politik yang berkuasa justru cenderung membawa kepentingan oligarki dalam penguasaan sumber daya alam, sumber daya manusia, dan kebijakan pemerintah. Teori sosial yang menyebutkan negara sebagai alat kekuasaan bagi kelompok yang berkuasa. 

"hari ini sudah terbukti. negara hanya menjadi alat segelintir orang yang menguasai ekonomi sehingga negara yang seharusnya hadir ditengah kepentingan kesejahteraan rakyat justru hanya hadir ditengah kepentingan ekonomo oligarki" tambah Sukma.

Agung Wibowo Hadi dari Forum Kota (Forkot) menegaskan apan bahwa  pemerintah yang ada saat ini cenderung  mengarah pada otoritarianisme yang mendekati fasisme. 

"Upaya-upaya mempertahankan kekuasaan demi melindungi kepentingan oligarki semakin terlihat nyata." tegas Agung Dekil panggilan akrab mantan mahasiswa kampus APP ini. 

Sementara itu, Agung Nugroho dari Komite Mahasiswa dan Rakyat untuk Demokrasi (KOMRAD) kampus IISIP mengatakan bahwa wacana penundaan pemilu, dan perpanjangan 3 periode yang terus bergulir di ruang publik adalah upaya untuk mempengaruhi kesadaran publik.

"tujuannya adalah membuat legitimasi dalam rangka mengamputasi demokrasi dan konstitusi demi mempertahankan kekuasaan" jelas Agung yang juga ketua nasional Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia. 

Menurut Agung, ini jelas mengkhianati tuntutan reformasi yang diperjuangakan pada tahun 1998 yaitu pembatasan masa jabatan presiden. 

Teguh Eko P, dari Front Kota (Frontkot) menjelaskan tujuan acara silaturahmi dan Konsolidasi Demokrasi Aktivis 98 adalah ajang para Aktivis 98 untuk melakukan evaluasi terhadap 25 tahun perjalanan reformasi 98.

"hal ini demi menghasilkan kesimpulan objektif Aktivis 98


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0