SBY sampaikan peringatan serius tentang masa depan peradaban global. Foto: ist
“Ekonomi kreatif mendorong penciptaan lapangan kerja, penguatan identitas budaya, dan daya saing Indonesia di pasar global. Ini merupakan jawaban konkret atas krisis peradaban yang kita hadapi,” jelas Riefky.
Menteri Ekraf juga menekankan pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), pelatihan, dan pengembangan ekosistem kreatif yang inklusif sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.
“Melalui Asta Cita Presiden Prabowo, ekonomi kreatif telah ditetapkan sebagai strategi utama pembangunan nasional,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, video musik SBY berjudul Save Our World turut diputarkan, menyoroti kepeduliannya terhadap kerusakan alam dan lingkungan. Beberapa lukisan SBY juga dipamerkan, di antaranya Stop War, United for Peace dan Peace with Nature.
Acara ini diinisiasi oleh Institut Peradaban (IP), lembaga kajian strategis yang telah berdiri sejak 2012 dan digagas sejumlah tokoh nasional, termasuk Prof. Jimly Asshiddiqie dan Burhanuddin Abdullah. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah menteri, tokoh nasional, hingga perwakilan kedutaan besar negara sahabat.
Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Dino Patti Djalal, para peserta antusias membahas dinamika dan arah baru peradaban Indonesia. Satu pesan mengemuka: membangun peradaban tidak cukup hanya dengan teknologi, tetapi juga dengan keadilan, karakter, dan keberanian bertindak.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0