Ilustrasi BTS, Foto: ist
Katanya pada Jaksa Agung, “Pak masalahnya tolong diselesaikan di wilayah hukum yang korupsi, tapi masalah pembangunan jangan sampai berhenti karena biasanya kalau ada masalah korupsi langsung berhenti proyeknya, kalau nggak mangkrak nggak bisa diteruskan.” Jaksa Agung dikatakan bakal terus mendampingi kasus ini secara administrasi hukum dan prosedur.
Singkat cerita pembangunan proyek BTS bakal terus dilanjutkan. Karena jika tidak dilanjutkan maka semua pihak akan rugi. Bahkan secara logis kerugiannya jadi berlipat, sudah proyeknya mangkrak, lalu konektivitas sebagai modalitas persatuan dan yang sekaligus bisa mencerdaskan bangsa jadi tidak terwujud,
Sekarang ini jajaran di Kominfo sudah bekerja lagi dan memiliki rasa percaya diri. Buktinya setelah dikejar 4 bulan lebih sedikit proyek BTS ini bisa diselesaikan. Padahal masalahnya menyangkut jumlah duit yang dibegal tidaklah sedikit.
Karena proyek ini adalah untuk kepentingan rakyat, maka jangan sampai kalau ada masalah hukum proyek lantas mangkrak. Proses hukum dilakukan terus! Istilah Presiden Joko Widodo, “Sudah uangnya hilang proyeknya nggak berjalan, rugi kanan kiri, semua rugi."
Ini pelajaran penting yang perlu kita simak bersama. Masalah dalam pembangunan selalu saja muncul di tengah perjalanan proyek. Tapi kita belajar dari kepemimpinan Jokowi yang fokus pada kepentingan rakyat.
Proyek jangan sampai jadi mangkrak, dan bersamaan dengan itu proses hukum bagi para pembegal uang rakyat itu harus tetap berjalan. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0