"Oleh sebab itu kita hari ini dalam rangka untuk mensosialisasikan dan mengedukasi terkait dengan pencegahan perdagangan orang di SMK Negeri 36 Jakarta Utara. Kegiatan ini dalam rangka untuk melakukan pencegahan dini, karena seringkali para pelaku memanfaatkan soal lapangan kerja dan modus kepada para pelajar yang sedang menjalani proses praktek kerja lapangan atau magang," ungkapnya.
Haryanto juga mengungkapkan bahwa situasi pandemi juga menjadi hal yang dimanfaatkan oleh para oknum perdagangan orang. Sebab, rentannya sisi ekonomi membuat para oknum TPPO mudah untuk mencari korban yang nantinya dijadikan butuh murah diluar negeri.
"Situasi pandemi beberapa tahun lalu juga bisa menjadi salah satu faktor utama teman-teman ini menjadi korban dalam posisi rentan ekonomi untuk mengambil keuntungan. Banyak yang sudah lulus sekolah dan diberangkatkan ke Taiwan pada tahun lalu dan dijadikan buruh murah dan itu selalu jadi masalah," jelasnya.
Sementara itu, Kepala sekolah SMK Negeri 36 Jakarta Pusat, Sri Tati Sugiarti mengatakan, kegiatan sosialisasi ini digelar dalam rangka mengantisipasi dan peduli terhadap dunia pendidikan dari pihak-pihak tertentu yang mencoba untuk mengambil keuntungan.
"Kegiatan sosialisasi ini kami menyadari bahwa dunia pendidikan bisa menjadi tempat bersembunyi untuk pihak-pihak tertentu untuk memanfaatkan tenaga manusia apalagi kami sekolah yang setiap tahun selalu mengadakan kegiatan praktek kerja lapangan. Hal itu tidak menutup diri untuk melihat secara luas dan mengetahui lebih lanjut industri-industri apa saja yang sedang bekerja sama dengan kami yang dapat menimbulkan hal-hal yang tidak kami inginkan Jadi kami harus selalu mengantisipasi agar
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0