Jenal menyambangi langsung pengamen yang viral mengamuk dan diamankan di Mapolsek Bogor Tengah. Foto: ist
KOSADATA - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin memastikan, Pemerintah Kota Bogor memfasilitasi 200 orang pengamen untuk tampil di ruang-ruang publik seperti Alun-Alun Kota Bogor, Lapangan Heulang, Taman Ekspresi, serta beberapa kafe dan tempat hiburan. Sebanyak 200 pengamen ini merupakan hasil seleksi dari 400 pengamen yang didata sebelumnya.
“Kami ingin mereka bermusik dengan layak, bukan dengan cara yang menakutkan,” ujar Jenal dilansir laman resmi Pemprov Jabar, Jum'at, 25 Juli 2025.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman, bebas dari praktik premanisme.
Jenal mengungkapkan, maraknya keresahan di masyarakat sering kali dipicu oleh oknum pengamen, terutama yang terpengaruh minuman beralkohol.
“Tidak semua pengamen yang berkeliaran adalah warga Kota Bogor. Yang terbukti warga kami, langsung kami data dan bina. Ini perintah langsung dari Wali Kota,” katanya.
Dia memastikan, Pemkot Bogor bergerak cepat menertibkan pengamen jalanan yang viral mengamuk di dalam angkutan kota (angkot). Jenal menyambangi langsung pengamen itu di Mapolsek Bogor Tengah yang diketahui bernama Dani (29).
Dani ditangkap pada Selasa malam (22/7/2025) oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor bersama kepolisian, di rumahnya di kawasan Bogor Utara.
“Dari hasil pendataan, Dani bukan bagian dari komunitas pengamen yang telah kami bina. Ia mengaku baru dua hari mengamen,” ujar Jenal usai
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0