Pasar Sindang, Koja, Jakarta Utara dinilai memprihatinkan karena minim perawatan Perumda Pasar Jaya. Foto: ist
KOSADATA - Kondisi sejumlah pasar tradisional di Jakarta semakin memprihatinkan. Bahkan, beberapa diantaranya semakin ditinggalkan pengunjung karena kondisinya memprihatinkan dan rusak.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menyoroti kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola pasar tradisional, yakni Perumda Pasar Jaya. Suhud mencontohkan, Pasar Sindang, Koja, Jakarta Utara yang semakin hari sepi pembeli lantaran banyak kios yang tutup dan terkesan tidak terurus.
Dengan demikian, ia mendorong Perumda Pasar Jaya untuk membangkitkan lagi daya tarik pasar tradisional milik DKI Jakarta dengan revitalisasi sebagai program prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 mendatang.
“Pasar Sindang itu parah betul, jadi dari lantai satu dan hampir di semua lantai itu sedikit pedagangnya. Tempatnya acak-acakan, bahkan gelap, orang tidur sembarangan. Maka diperlukan revitalisasi di Pasar Sindang,” ujar Suhud dilansir dari laman DPRD DKI Jakarta, Kamis (16/5/2024).
Menurutnya, masih ada pasar-pasar lain di Jakarta yang bernasib seperti demikian. Karena itu ia mendorong Pasar Jaya untuk membuat trobosan, semisal dikerjasamakan pengelolaannya dengan pihak ketiga.
“Untuk dilakukan perbaikan kondisinya, dari pada didiamkan seperti itu tidak produktif dan juga buruk bagi lingkungan. Dengan begitu bisa mendorong orang datang mau ke pasar tradisional,” terang Suhud.
Hal senada juga disampaikan oleh Anggota Komisi B August Hamonangan. Ia menyebut yang terjadi saat ini para pedagang pasar kalah bersaing dengan pedagang di
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0