Foto: Fransiscus Go bertemu Raja Larantuka Don Martinus DVG di kawasan Istana Raja. Sumber: Fransiscus Go
Iming-iming penghasilan tinggi dalam waktu singkat tanpa syarat pendidikan tinggi telah menjebak banyak korban perdagangan orang di NTT. Demi mencegah perdagangan orang di NTT, Frans Go menginisiasi gerakan Bajaga (baku jaga) yang dijalankan oleh masyarakat setempat, utamanya pemuda milenial.
Bajaga bertujuan untuk saling menjaga warga masyarakat, utamanya bahaya perdagangan orang. Lini bajaga mulai dari lingkup RT dan RW untuk memastikan orang keluar-masuk lingkungan seperti halnya penjaga keamanan. Selain itu, bajaga juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang praktik perdagangan orang. Semboyan mari katong baku jaga menggelorakan semangat menjaga budaya, warga, dan ketertiban masyarakat NTT.
Fransiscus Go dinilai banyak kalangan sebagai sosok yang lengkap dalam mewujudkan NTT Sejahtera. Dukungan dari berbagai kalangan terus mengalir kepadanya. Deklarasi untuk mengusung Frans Go sebagai Calon Gubernur NTT seakan menjadi jawaban dari kerinduan masyarakat NTT terhadap sosok ideal pemimpin seperti Fransiscus Go.
“Jangan takut mengambil keputusan jika itu demi kebaikan. Takutlah dengan kegelisahan warga yang berada dalam kesulitan. Fokus kepada kerja nyata adalah tekad seorang pemimpin. Bukan menghabiskan energi untuk mencari pujian,” ucap Frans Go.
Kiranya tekad Frans Go untuk menjawab panggilan dari Tanah Flobamorata itulah yang sedang dinanti oleh banyak kalangan. Mereka menunggu Frans Go menyatakan sikap dalam bursa Calon Gubernur NTT.
Akankah dukungan dari berbagai kalangan dan relawan akan menjelma sebagai sebuah kenyataan dengan majunya Frans Go
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0