Petugas PLN sedang memeriksa keandalan jaringan listrik di lokasi Pabrik Jagung milik Pemprov Sumbar di di Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Foto: PLN
“Melalui program ini kami berharap produktivitas para petani kita dapat meningkat, maju dan modern,” ujar Darmawan.
Darmawan menambahkan, program EA merupakan salah satu inovasi PLN yang juga bertujuan untuk menekan biaya operasional di sektor pertanian yang selama ini berbasis pada energi fosil yang mahal. Sehingga, produktivitas bisa meningkat dan di saat yang sama tetap ramah lingkungan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho ikut menambahkan, PLN siap mengawal pertumbuhan bisnis dan industri di Sumbar dengan pelayanan cepat dan ketersediaan listrik yang andal. Hal tersebut terlihat dari kesuksesan pabrik jagung Pemprov Sumbar yang mampu memaksimalkan kapasitas produksinya.
Selain itu, Eric juga mengajak para pelaku bisnis dan industri lain untuk tidak ragu menggunakan listrik PLN. Karena, infrastruktur kelistrikan PLN di Sumbar sudah sangat mampu memenuhi kebutuhan pelanggan.
"Ketersediaan daya listrik di Sumatera Barat cukup dan andal dalam mendukung bisnis dan industri. Sangat disayangkan jika masih ada yang menggunakan pembangkit mandiri berbahan bakar solar. Saya mengajak para pemilik pabrik dapat mengikuti langkah pabrik jagung Kinali yang terbukti sukses meningkatkan hasil produksinya,” tutup Eric.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0