Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mendorong penguatan branding dan packaging produk dari para pelaku ekonomi kreatif di Banyuwangi, Jawa Timur, saat hadir di acara "Bedakan" di Kantor Bupati Banyuwangi, Jumat (20/9/2024).
Direktur Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen Kemenparekraf/Baparekraf, Yuke Sri Rahayu, mengatakan program Bedakan di Banyuwangi, Jawa Timur, merupakan pelaksanaan ke-20.
Total ada 400 UMKM yang telah terfasilitasi dan melibatkan kurang lebih 300 profesi desainer grafis.
Yuke mengatakan, berdasarkan data evaluasi yang dilakukan terhadap program Bedakan, sebanyak 100 persen peserta setuju jika program ini sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.
Kemudian 77,4 persen merasakan peningkatan pendapatan, juga 96,8 persen mengalami peningkatan kualitas produk.
"Dan 82,3 persen merasakan produk mereka lebih bisa diterima pasar," ujar Yuke.
Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran program Bedakan di Kabupaten Banyuwangi yang akan meningkatkan kapasitas pelaku ekraf di Banyuwangi.
"Ini juga sejalan dengan program kami yang akan mendorong branding produk kuliner khas kami seperti pecel rawon, sego cawuk, sego tempong, rujak soto, dan masih banyak lagi," kata Sugirah.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0