Mengapa harus dari Jepang? Karena selama ini semua rangkaian KRL yang beroperasi di Jabodetabek diimpor dari Jepang, sehingga kalau ada penggantian sarana, tidak perlu penyesuaian teknis.
Pilihan pada Impor kereta bekas juga pertimbangan ekonomis, yaitu investasinya tidak terlalu besar dan usia pemakaiannya bisa 15 tahun.
Apa dampaknya kalua Impor kereta bekas dari Jepang tidak dilakukan oleh PT KCI? Tentu saja adalah terganggunya layanan KRL di Jabodetabek.
Bayangkan kalau satu unit KRL pada jam sibuk mampu membawa 200 penumpang dan sehari mereka mampu melayani 10 perjalanan, maka ada 200.000 penumpang lebih yang dapat dilayani dalam sehari.
Kalau sarananya berkurang 120 unit karena kereta yang sudah mencapai batas usia pemakaian tidak diganti, maka sekitar 200.000 calon penumpang KRL Jabodetabek tidak akan dapat dilayani.
Kalau mereka tidak terlayani, tentu kehebohannya akan melebihi kehebohan pro kontrak Impor KA bekas itu sendiri.Â
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0