Sepinya pantai Rancabuaya cocok jadi tempat healing keluarga. Foto: kosadata
KOSADATA — Di sudut selatan Jawa Barat, membentang sebuah lanskap yang tak lekang oleh waktu. Pantai Rancabuaya, yang terletak di Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, menjadi saksi bisu keindahan alam yang membuat Garut dijuluki Swiss van Java. Nama yang tak berlebihan jika melihat langsung lekuk alamnya.
Perjalanan menuju pantai ini bukan perkara mudah bagi sebagian pelancong. Muhammad Pratama, warga Jakarta Selatan, rela menempuh perjalanan hingga sepuluh jam lamanya demi menyentuh bibir Pantai Rancabuaya. Ia memilih jalur darat melalui Pangalengan dan Situ Cileunca—rute yang menantang, namun menyajikan pemandangan memesona di setiap lekuknya.
“Meski lelah, begitu sampai di Rancabuaya, semua terbayar. Angin lautnya, suara ombak, dan lanskapnya—semuanya seperti terapi,” ujar Pratama kepada KOSADATA, Sabtu (19/4/2025).
Nama Rancabuaya sendiri memiliki arti unik. Ranca berarti “pinggiran pantai”, sementara buaya merujuk pada bentuk geografisnya yang menyerupai seekor buaya yang menjulur ke laut. Tidak heran, pantai ini tak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga titik kontemplasi bagi banyak orang yang ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kota.
Keindahan Pantai Rancabuaya tak sekadar ada pada pasir putihnya yang lembut atau air lautnya yang bergradasi jernih. Deretan batuan karang dan bukit kecil di sekitar pantai menjadikannya lanskap fotografi yang memukau. Beberapa wisatawan bahkan terlihat mendaki bukit di sisi timur pantai untuk mendapatkan sudut pandang terbaik—baik untuk berswafoto maupun sekadar menyerap panorama.
“Saya sempat trekking sebentar
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0