Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama. Foto: IG Ngabila Salama
Selain itu, lanjut Ngabila, kebijakan WFH juga dirasakan cukup efektif untuk mengendalikan cepat kadar Polusi Udara yang akhirnya berpengaruh pada jumlah kasus ISPA dan pneumonia yang trendnya menurun.
Kendati demikian, lanjut Ngabila, warga tetap diharapkan mencegah paparan polusi dengan 3 cara. Yakni:
1. Hindari keluar rumah / outdoors terutama kelompok rentan bayi balita ibu hamil dan pralansia diatas 50 tahun
2. Pakai masker KN95 / KF94 di outdoors karena bisa menyaring polusi dengan efektif 95-100 persen
3. Imunisasi rutin lengkap anak dan dianjurkan influenzae tambahan per tahun pada kelompok rentan
4. Pola hidup sehat CERDIK setiap hari: makan bergizi, cukup tidur dan olahraga rutin, tidak stress untuk menjaga imunitas baik
5. Dianjurkan menggunakan penyaring udara indoor / air purifier
6. Hirup uap air panas dan tetes mintak kayu putih / esensial untuk melegakan pernapasan
7. Suplemen vitamin C, D3 pengganti sinar matahari pagi, asam lemak omega. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0