Polri gelar gerakan pangan murah. Foto: dok. Polri
KOSADATA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Perum Bulog meluncurkan Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil sebagai upaya menstabilkan harga pangan, khususnya beras, menjelang Hari Kemerdekaan RI ke-80.
Peluncuran program dipusatkan di Kantor Wilayah Bulog DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Acara ini dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, dan Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan kick-off Gerakan Pangan Murah secara nasional. Sampai 13 Agustus, 5.706 ton beras SPHP telah disalurkan di 4.705 titik. Hari ini saja, kami distribusikan 2.424 ton beras di 1.552 titik, menyasar hampir 485 ribu penerima manfaat,” ujar Kapolri Listyo Sigit dilansir laman resmi Polri, Jum'at, 15 Agustus 2025.
Kapolri juga memastikan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula yang dijual melalui program ini tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar 1,3 juta ton beras SPHP segera disalurkan.
“Evaluasi mingguan akan kami lakukan untuk memastikan program berjalan optimal. Tujuan kita satu: menjaga agar harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat,” tegasnya.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam kesempatan itu menyoroti peran strategis Gerakan Pangan Murah dalam menjaga inflasi nasional. Ia menyebut inflasi Juli 2025 tercatat 2,37 persen, masih dalam target 1,5–3,5 persen.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0