Kemenparekraf Gelar Rakor Wujudkan Ubud Sebagai Destinasi Gastronomi Internasional

Dian Riski
Jun 28, 2023

Itok.

Anggota Indonesia Gastronomi Network, Ismayanti Istanto, memaparkan, proses menjadikan Ubud sebagai destinasi Gastronomi sudah berjalan sejak 2018.

Prosesnya telah melalui berbagai tahap di mana pada 2023 merupakan tahap yang ketiga. Jika tahap ini telah selesai, maka Ubud telah siap menjadi destinasi Gastronomi. 

"Stakeholder di Ubud sangat kolaboratif, memandang makanan tak sekadar kuliner tapi sudah menjadi tradisi turun-temurun," ujar Ismayanti.

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. I Gede Pitana, M.Sc berharap dalam waktu dekat pembentukan kelembagaan sebagai salah satu syarat dari UNWTO dapat segera terbentuk. 

"Harus segera dilakukan untuk dapat mengukuhkan brand Ubud sebagai destinasi wisata Gastronomi. Secara produk sudah komplit. Masyarakat, komunitas, sektor swasta adalah stakeholder utama yang menjadi penentu", ujar Prof Pitana. 

Menjadikan Ubud sebagai salah satu destinasi Gastronomi sebenarnya sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Gianyar sejak 2018. Hanya saja konsepnya tidak seperti yang saat ini sedang diupayakan bersama. 

"Salah satu kebijakan yang dikeluarkan dalam Gastronomi tersebut adalah perlindungan lahan sawah berkelanjutan. Itu salah satu produk untuk kegiatan Gastronomi kami. Lalu kami ingin mewujudkan kuliner tradisional Gianyar yang sehat," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, I Wayan Gede Sedana Putra. 

Tenaga Ahli Utama Kedeputian I Kantor Staf Presiden, Helson Siagian, meminta agar perencanaan dilakukan dengan baik, memiliki target jelas dan terstruktur, serta masyarakat harus memahami manfaat dari program Ubud Gastronomi.

Pihaknya juga meminta Pemkab Gianyar mulai melakukan sosialisasi Ubud Gastronomi sejak saat ini.

"Harus segera, dan KSP akan membantu. Nanti diharapkan tersebar di berbagai media agar diketahui," ujarnya. 

Dalam jangka pendek, akan dilakukan


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0