Kondisi terkini Jalur Gaza. Foto: Anas Alsharif
KOSADATA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan Palestina, Ashraf AlQudrah mengungkapkan, pada hari kedelapan puluh delapan serangan Israel di Gaza, pendudukan Israel telah melakukan 16 pembantaian dalam 24 jam terakhir yang menewaskan 196 orang syahid.
"Jumlah pembantaian yang disengaja oleh pendudukan Israel terhadap keluarga di Gaza mencapai 997 pembantaian," ujar Ashraf dalam keterangannya, Jum'at (3/11/2023).
Dia mengungkapkan, jumlah total korban serangan Israel mencapai 9.257 orang, termasuk 3.826 anak-anak dan 2.405 perempuan, dengan 23.516 lainnya terluka sejak tanggal 7 Oktober.
Hingga saat ini, lanjutnya, Kementerian Kesehatan Palestina menerima 2.100 laporan tentang orang yang hilang, termasuk 1.200 anak yang masih tertimbun di bawah puing-puing.
"Pelanggaran Israel terhadap sistem kesehatan telah menyebabkan 136 tenaga medis tewas dan menghancurkan 25 ambulans," katanya.
Menurutnya, Israel telah menargetkan 102 fasilitas kesehatan dan 16 rumah sakit serta 32 pusat perawatan primer yang sudah tidak beroperasi karena serangan pendudukan Israel atau ketiadaan bahan bakar.
Lebih lanjut, kata Ashraf, pendudukan Israel dengan sengaja menghalangi para korban luka keluar dari rumah sakit Utara Gaza ke Mesir untuk mendapatkan perawatan karena jalan-jalan antara Gaza Utara dan Selatan terputus akibat serangan.
"Pembangkit listrik cadangan di Pusat Medis Ash-Shifa dan Rumah Sakit Indonesia dioperasikan setelah pembangkit utama mati, dan hanya memungkinkan tiga layanan penting tetap berjalan, sementara sisa bagian rumah sakit harus mengalami pemadaman listrik. Kami akan mencoba memberikan listrik selama 4
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0