Sebab, lanjutnya, Jokowi merupakan representasi dari Nasionalis Sekuler. Dia meyakini, kepemimpinan di Indonesia akan diganti oleh Tokoh Representasi Nasionalis Religius, sama seperti Erdogan di Turki.
"Di antara tiga calon, @aniesbaswedan, @prabowo, @ganjarpranowo, siapa representasi Nasionalis Religius? Secara faktual, ketiganya sesungguhnya ada di kelompok sama. Maka identifikasi Kenasionalis-religius-itas, harus diperteguh dengan seorang Cawapres, yang valid mewakili unsur Religius Islam," tuturnya.
Diakuinya, salah satu penentu kemenangan Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2019 lalu adalah sosok Calon Wakil Presiden kala itu, KH Ma’ruf Amin.
"Jadi, tampaknya penentu kemenangan @aniesbaswedan atau @prabowo bukan pada mereka berdua, tetapi kepada siapa Cawapres yang mereka pilih. Pesan saya kepada mas @aniesbaswedan, ingat jangan sampai salah pilih. Baca sasmita alam, petunjuk Allah pada Kemenangan Erdogan," tandasnya. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0