Foto: Ist
Sylvi pun berharap terhadap atlet dari Jawa Barat yang berhasil menjadi juara umum pada Kejurnas kali ini agar terus menggodok kemampuannya untuk maju ke kompetisi olahraga squash level yang lebih tinggi.
Komite Eksekutif dari Komite Olimpiade Indonesia, Krisna Bayu mengatakan, pihaknya bersama dengan PB Squash berkomitmen untuk memberangkatkan atlet-atlet berbakatnya ke ajang internasional seperti SEA Games dan ASIAN Games.
Demikian itu, kata Bayu, sebab dirinya telah melihat perkembangan atlet Squash dimana semula dari sembilan Pengprov menjadi 19 Pengprov. Dia menegaskan bahwa selama di pimpin Sylviana Murni, kinerja PB Squash Indonesia sudah sangat maksimal.
“Ternyata ada juara Asianya, yaitu berhasil menduduki rangking 11 dan 12 dari 45 negara ASIA. Ini luar biasa dan akan menjadi prioritas kami kedepannya,” kata Bayu.
Bayu juga berharap kedepannya cabor Squash Indonesia ini akan lebih bisa meningkat sehingga dapat melenggang ke tingkat ASIA melalui Komite Olimpiade Indonesia.
Sementara itu Wakil Ketua Satu Koni Pusat, Mayor Jendral TNI Purnawirawan Suwarno menambahkan, atlet-atlet yang lolos akan masuk pada Pekan Olahraga Nasional (PON) pada September 2024, di Aceh dan Sumatera Utara, sedangkan untuk Cabor Squash akan berlangsung di Sumatera Utara.
“Akan ada 65 Cabor yang bertanding diwajibkan melakukan babak kualifikasi untuk menentukan siapa saja yang lolos ikut PON termasuk Cabor Squash. Pesertanya untuk babak kualifikasi adalah atlet yang dikirim Koni Provinsi,” ungkap Suwarno.
Menurut Suwarno, dalam gelaran PON untuk masing-masing Cabor perorangan minimum diikuti 15 Provinsi, lalu untuk regu minimum 12 Provinsi, sedangkan saat bertanding minimum lima peserta
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0