Jalan Politik Pemuda Islam

Joeang Elkamali
Jan 03, 2024

Diskusi Pendidikan Islam

dengan menyatakan: 

“Meminta menjadi pemimpin adalah sesuatu yang diolok Rasulullah, namun permintaan Yusuf ini kerena itu merupakan jalan untuk berdakwah kepada Allah, memberi keadilan kepada masyarakat, menghilangkan kezaliman yang mereka alami, dan melakukan berbagai kebaikan yang dahulu tidak pernah mereka lakukan sebelumnya.” (Mukhtashar al-Fatawa al-Misriyah 564).

Ketiga, Dalam konteks yg lain, Allah menunjukkan istilah pemuda untuk menceritakan kisah 7 pemuda yang menghindari kedzaliman raja Dikyanus dan masyarakatnya yg menyimpang dalam keimanan. 

نَّحۡنُ نَقُصُّ عَلَیۡكَ نَبَأَهُم بِٱلۡحَقِّۚ إِنَّهُمۡ فِتۡیَةٌ ءَامَنُوا۟ بِرَبِّهِمۡ وَزِدۡنَـٰهُمۡ هُدࣰى ۝١٣

Kami ceritakan kepadamu (Muhammad) kisah mereka dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka. (al-Kahfi: 13)

Dalam ayat ini, Allah mempertegas identitas 7 pemuda yang ber-'uzlah untuk menyelamatkan keimanannya dari cengkraman politik raja dzalim Dikyanus yg akan memaksa seluruh rakyatnya untuk menduakan Allah.

Dalam surat Al kahfi, dari ayat ke-9 sampai ke-26, Allah kisahkan sikap idealis 7 orang pemuda tersebut, mempertahankan keimanan dengan cara menjauhi lingkaran kekuasaan Dikyanus yg dapat membelenggunya bahkan memaksa mereka untuk kafir kembali.

Tiga kisah pemuda yg Allah SWT potret dalam Alquran sejatinya memiliki satu prinsip yang sama dalam menyikapi politik kekuasaan, yaitu prinsip dakwah">dakwah. Dari nabi Ibrahim kita belajar sikap politik, melakukan oposisi dan perlawanan terhadap kekuasaan dzalim dengan motivasi dakwah">dakwah yg kuat; Dari nabi Yusuf kita belajar sikap politik praktis yg dibalut murni strategi dakwah">dakwah yg jelas; dan dari Ashâbul Kahfir kita belajar sikap politik yg ikhtiyati, memilih untuk menjaga jarak karena lingkaran fitnahnya yg


1 2 3 4

Related Post

Post a Comment

Comments 0