Pemprov Jakarta akan terapkan kawasan rendah emisi terpadu. Foto: dok. Dinas LH DKI Jakarta
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, lanjut Asep, terus mendorong kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) serta pihak eksternal demi mewujudkan target net zero emission pada 2050.
Di kesempatan yang sama, City Advisor Breathe Jakarta dari C40 Cities, Fadhil Firdaus, menyebutkan bahwa KRE-T hadir dengan pendekatan berbeda dibanding program sebelumnya yang lebih fokus pada sektor transportasi.
Kini, strategi pengurangan emisi juga menyasar sektor persampahan, bangunan gedung, energi, industri, tata guna lahan, hingga pengelolaan limbah.
“Selain itu, kami juga memastikan adanya strategi yang inklusif bagi kelompok marginal yang berpotensi terdampak dalam pelaksanaan KRE-T di beberapa lokasi potensial,” kata Fadhil.
Dalam lokakarya ini, berbagai pihak merumuskan strategi untuk memenuhi kebutuhan kelompok terpinggirkan sekaligus memastikan keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan hingga implementasi kebijakan.
Aspek keadilan sosial pun menjadi salah satu fokus utama agar manfaat KRE-T dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0