Komunitas Rescue Masyumi Peduli, Aktivis Alumni ISTN dan Palestina Merdeka menginisiasi nobar dan meet & greet film Hayya 3 Gaza
Kegiatan ini tak hanya dihadiri masyarakat lokal, tetapi juga penonton dari berbagai daerah dan bahkan luar negeri seperti Singapura. Momentum kebersamaan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap bangsa Palestina dengan penyerahan donasi untuk Palestina Merdeka yang diserahkan oleh Ir. Agung Mandala dan diterima langsung oleh Jastis Arimba, disaksikan Husein Alatas dan para inisiator nobar dari ketiga komunitas (Rescue Masyumi Peduli, Aktivis Alumni ISTN dan Palestina Merdeka). Kenang-kenangan berupa kaos juga tak lupa diberikan kepada Jastis Arimba, Husein Alatas, dan penulis Asma Nadia.
Hayya 3 Gaza berkisah tentang Abdullah Gaza, anak yatim piatu berusia 8 tahun yang tinggal di panti asuhan setelah ayahnya wafat dalam misi kemanusiaan ke Palestina. Di panti, Gaza bertemu Hayya, remaja perempuan Palestina yang tinggal di Indonesia sejak empat tahun terakhir akibat konflik di negaranya.
Kisah menjadi emosional ketika Gaza diculik oleh ayah kandungnya, Beni (diperankan oleh Husein Alatas), yang hendak menjualnya. Sosok antagonis Beni menjadi sorotan karena karakter yang tragis dan menyayat hati.
Disutradarai oleh Jastis Arimba, film ini adalah bagian ketiga dari trilogi Hayya, hasil kolaborasi dengan Asma Nadia dan Hayati Ayatillah, diproduksi oleh Warna Pictures. Sejumlah tokoh nasional dan organisasi seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut memberikan dukungan. Bahkan Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut film ini sebagai karya penting dalam melawan propaganda genosida saat pemutaran eksklusif pada 27 Mei lalu.
“Meski bertema berat, film ini
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0