Gunungapi Marapi Kembali Meletus, Bandara BIM Ditutup Sementara

Ida Farida
Mar 01, 2024

Gunungapi Marapi kembali meletus hingga 60 kali di bulan Februari. Foto: PVMBG

Minangkabau, maka kami Otoritas Bandar Udara Wilayah VI memerintahkan AP 2 BIM utk menghentikan operasinya per pukul 18.00 WIB. Durasi NOTAM berlaku 6 jam sejak diterbitkan,” kata Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI, Capt. Megi H. Helmiadi.

 

Penutupan sementara Bandara BIM itu tentunya berdampak kepada seluruh penerbangan baik dari maupun menuju Sumatera Barat. Saat siaran pers ini diturunkan, ada delapan jadwal penerbangan yang terganggu. Seluruhnya merupakan penerbangan domestik dengan total penumpang 1.166 pax.

 

Penutupan Bandara BIM akibat dampak erupsi gunungapi Marapi yang kini berstatus “Siaga” atau level III itu sudah dilakukan keempat kalinya. Sebelumnya hal yang sama juga dilakukan pada 22 Desember 2023, 5 Januari 2024, 19 Januari 2024 dan hari ini.

 

Menurut data akumulasi yang dicatat PVMBG per Kamis (29/2) pukul 18.11 WIB , gunungapi Marapi telah meletus sebanyak 60 kali selama bulan Februari 2024. Adapun hembusan tercatat sebanyak 1.093 kali. Kendati demikian, gunungapi Marapi juga kembali terpantau mengalami erupsi pada pukul 19.25 dan 19.38 WIB.

 

Hasil perekaman data instrumental PVMBG per pukul 19.38 WIB disimpulkan bawah letusan gunungapi Marapi ditandai dengan adanya kolom abu, namun tingginya tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 4.5 mm dan durasi sementara ini ± 1 menit 15 detik. Bahkan erupsi masih berlangsung saat tim PVMBG dan Pos Pengamat gunungapi Marapi membuat laporan.

 

“Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” jelas tim PVMBG melalui keterangan tertulis.

 

Demi menghindari hal yang tidak diinginkan, PVMBG telah memberikan rekomendasi bahwa masyarakat di sekitar gunungapi Marapi dan


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0