Dalam chatt Whatsapp kepada kontributor di Tasikmalaya, Sayyid menyebut program Meretas di penutup bulan suci Ramadhan 1444 H ialah berbagi kepedulian kepada guru-guru diniyyah sekampung Tanjungsirna dalam bentuk sembako.Â
"Jika kita tidak bisa menjadi guru, setidaknya kita bisa membantu guru-guru kita senang, tersenyum dan bahagia oleh upaya baik kita sebagai anak didiknya. Dan sembako yang kami berikan, ketimbang pemberian, kami lebih menyebutnya sebagai bahasa cinta untuk guru-guru agama kami," Tulis Sayyid.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0