Fransiscus Go, Foto: Ist
Dengan konteks masyarakat demikian, jika pendapat saya benar, maka pertanyaan tentang siapa sosok Pemimpin Politik yang dibutuhkan di Flobamora, pasti sulit dijawab masyarakat. Sepertinya, mereka hanya pasrah pada nasib dan lingkaran setan yang membelenggu selama ini.
Maka, untuk membicarakan pemimpin Flobamora, lebih besar terbuka peluang lahirnya pejabat transaksional. Tawaran pemimpin melalui serbuan sembako dan uang secara instan dan masif.
Maka, pada gilirannya, selalu terbuka lebar berbagai bentuk korupsi dan masalah sosial, ekonomi dan budaya lainnya. Masyarakat tak mampu berpartisipasi dalam pembangunan atau mengontrol pejabat publik.
Mengharapkan Sosok Pemimpin Inovatif Milenial
Pemimpin adat budaya di Flobamora sedang tergusur zaman, dengan segala kemajuannya. Pemimpin agama pun dalam dilema, antara berjuang memenuhi kebutuhan umatnya di bidang religius spiritual, atau dalam keterdesakan kebutuhan ekonomi untuk kesejahteraan keluarga. Satu fakta hidup, bahwa setiap pribadi atau keluarga yang miskin secara ekonomi dan sosial, akan kesulitan mengelola dan merawat kehidupan imannya. Saat lapar dan haus, pasti tidak mudah berdoa dan menjalankan ibadah.
Sejarah Propinsi NTT telah memiliki Pemimpin Politik dengan beberapa latar belakang pribadi. Gubernur El Tari, Ben Boi dan Herman Musakabe adalah sosok birokrat dari latar belakang militer. Pak Herman Fernandez dari birokrat, sipil dan kesehatan. Pak Leburaya dari politisi dan LSM. Pak Viktor Laiskodat juga politisi dan Pelaku Usaha. Mereka adalah pemimpin terbaik pada zamannya dan sudah melakukan banyak usaha pembangunan kesejahteraan masyarakat Flobamora.
Untuk konteks zaman milenial sekarang, hemat
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0