"Ya jadi memang dari cerita keluarga nampaknya Ela ini ditawari pihak tertentu lah untuk pergi ke Saudi. katanya awalnya bekerja di Bandung, tapi ternyata sudah ada di Saudi. dua bulan ini Ela katanya sulit dihubungi, Hp nya disita majikan dan sudah enggak dapat gaji juga," jelasnya.
Menurut informasi yang dihimpun, Ela tidak diizinkan pulang ke Indonesia sebelum pihak keluarga mentransfer uang senilai Rp80 juta ke si Majikan.Â
"Iya begitu, info masuk ke saya bahwa keluarganya sudah siap melapor kepolisian, nah setelah lapor polisi baru kemudian lapor ke BP2MI. Dari pihak BP2MI pun sudah menyatakan kesiapan mengawal kasus ini sampai tuntas," ungkapnya.
"Saya juga akan melaporkan dan berkoordinasi dengan Kejagung agar bisa menelisik lebih jauh dan lebih dalam terkait maraknya pengiriman PMI melalui jalur-jalur ilegal yang mungkin diduga melibatkan oknum-oknum di lembaga yang berkaitan dengan pengiriman PMI," lanjutnya.
Wakil Ketua DPW PAN Jabar itu pun meminta kepada para Kepala Desa di Garut agar mengimbau warganya untuk lebih hati-hati memilih penyalur PMI sehingga bisa dipastikan bahwa warga yang akan bekerja di luar negeri telah menempuh jalur resmi.
Enjang Tedi juga menyampaikan bahwa perlu koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk memperoleh data PMI asal Garut sehingga bisa dipastikan jalur yang ditempuh warga itu resmi atau tidak.
"Ini tentu juga jadi perhatian bagi kita semua, terutama para
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0