KPMI menggelar FGD pengelolaan air minum di Jakarta. Foto: ist
Sedangkan Direktur Infra, Agus Chairuddin mengatakan, PAM Jaya harus bekerja secara maksimal dalam hal pemenuhan modal usaha.
"Saya rasa PAM Jaya sudah saatnya melakukan bisnis penuh, namun tidak memberatkan warga. Tarif yang sekarang sudah diputuskan bisa menjadi modal dalam mengembangkan usaha," ucap Agus.
Menurut Agus kenaikan tarif saat ini wajar. PAM Jaya tidak memiliki bantuan dari Pemprov DKI, sehingga dalam mengelola keuangan harus baik dan transparan.
"Sejak bersiri sendiri, PAM Jaya sudah mendapatkan keuntungan. Dari hasil itu, pipanisasi atau penyambungan harus terus dilaksanakan agar semua warga Jakarta mendapatkan air bersih," pungkasnya. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0