KOSADATA - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja mengingatkan kepada peserta partai politik dan masyarakat bahwa masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 lebih singkat yakni hanya dua bulan.
Hal tersebut ia sampaikan kepada awak media usai melaksanakan kegiatan syukuran HUT Bawaslu RI ke-15 di Kantor Bawaslu RI, Minggu (9/4/2023) malam.
"Hari ini adalah tasyakuran ke-15 Bawaslu yang jatuh dulu tanggal 8 April 2008. Kita melakukan review dan refleksi terhadap perjalanan Bawaslu yang sudah 15 tahun ini, dalam menghadapi dan sekarang mengawasi proses tahapan yang ada sekarang," ujar Bagja.
Ia berharap agar apa yang sudah dibangun sejak 15 tahun silam bisa menjadi penyemangat bagi seluruh petugas Bawaslu RI hingga di daerah dalam menjalankan tugasnya mengawasi tahapan-tahapan dalam Pemilu agar tidak ada pelanggaran.Â
"Dan harapan para pendahulu kami, di 2008, 2012, 2017 Bawaslu bisa lebih baik lagi dalam mengawasi, dan juga dengan catatan UU tidak berubah. Sehingga akan ada kesamaan dalam bentuk penanganan pelanggaran yang di 2019 dengan 2024 yang akan datang," tambahnya.
Namun Bagja mengingatkan Pemilu 2024 tetap juga akan ada perbedaan-perbedaan dibandingkan Pemilihan Umum di masa lampau.
"Pemilu tahun 2024 dengan 2019 lalu misalnya berbeda, yang mana masa kampanye jauh lebih panjang (2019) sekitar 7 bulan, sekarang (2024) kampanye hanya 2 bulan. Beda, hampir 5 bulan hilang. Maka masa sosialisasi akan lebih panjang,"
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0