Bimtek BPTJ dengan pengusaha dan sopir angkutan barang. Foto dok BPTJ
KOSADATA - Dalam rangka meningkatkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menekankan 8 aspek yang diperlukan dalam menjalankan kendaraan khususnya pada angkutan barang.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris BPTJ, Dedy Cahyadi, kepada para peserta Bimbingan Teknis Tata Cara Pengereman angkutan barang, Batch Ketiga pada Hari Selasa, 20 November 2024 di Lido, Bogor.
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan kondisi kesehatan dan kebugaran pengemudi.
"Pengemudi harus dalam kondisi sehat, cukup istirahat, dan tidak mengonsumsi obat-obatan yang dapat mengurangi konsentrasi selama di perjalanan. Air minum dan makanan ringan harus selalu di stok, terutama untuk perjalanan jauh", ungkap Dedy.
Aspek kedua yang harus diperhatikan adalah memeriksa kondisi kendaraan mulai dari oli mesin, radiator, air pendingin, sampai dengan kondisi aki. Ia juga mengingatkan untuk memastikan tekanan angin ban sesuai ketentuan dan tidak ada kerusakan seperti sobek atau retak.
"Menguji sistem rem utama dan rem tangan sebelum melakukan perjalanan juga salah satu aspek yang perlu diperhatikan selain lampu dan kelistrikan (lampu utama, sein dan lampu rem)", ungkap Dedy.
Ia menambahkan kondisi kendaraan lainnya yang harus dipastikan adalah pengaman muatan, seperti tali atau lashing dalam kondisi kuat dan terpasang dengan benar.
Setelah pengecekan berkas dan kendaraan, Dedy menjelaskan aspek ketiga yang perlu diperhatikan adalah memeriksa muatan yang dibawa.
"Apakah melebihi ambang batas
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0