101 Tahun Chairil Anwar dari Indonesia untuk Dunia

Dian Riski
Jul 27, 2023

tan lejos en la isla" ditulis oleh Chairil Anwar pada tahun 1946, Chairil Anwar menulis sebuah puisi untuk pelukis Affandi ditahun 1946 yang berjudul Kepada Pelukis Affandi dibacakan oleh Penjabat Direktur Pusat kebudayaan India-Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre Ram Kumar.

Karya-karya Chairil Anwar yang ditulis pada tahun 1946 dibacakan oleh diplomat Nigeria Yilfwang Barminas Yilkes yang membawakan Situasi dalam Bahasa Inggris, Duta Besar Timor Leste  Filomeno Aleixo Da Cruz membacakan Pemberian Tahu yang ia terjemahkan sendiri menjadi "Lia-Tatoli", dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Ukraina Vasyl Hamianin membacakan Senja di Pelabuhan Kecil, serta Sajak Buat Basuki Resobowo dan diterjemahkan menjadi "Een gedicht voor Basuki Resobowo" yang ditulis pada 28 Februari 1947 dibawakan oleh Duta Besar Kerajaan Belanda  Lambert Grijns.

Korea Selatan berkesempatan membacakan Buat Gadis Rasid yang ditulis pada tahun 1948. Dubes Thailand Prapan Disyatat membacakan Kita Guyah Lemah (22 Juli 1943), Inggris membacakan Taman (Maret 1943). Dan Prajurit Jaga Malam karya Chairil Anwar yang ditulis pada tahun 1948.

Dibacakan oleh Dubes Venezuela Radames Jesus Gomez Azuaje. Selain Australia, seluruh sajak Chairil Anwar dibacakan dalam bahasa masing-masing negara.

Tuti Artic yang ditulis pada tahun 1947 dibacakan oleh perwakilan dari Dewan Kesenian Jakarta, Sebagai penutup, Asmara Abigail membawakan Sajak Doa yang diciptakan oleh Chairil Anwar sejak November 1943 dan diterbitkan pertama kali dalam majalah lama Pantja Raja pada November 1946

Selepas acara Hilmar Farid mengatakan dirinya merasa senang karena


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0