Karya-karya Chairil Anwar yang ditulis pada tahun 1946 dibacakan oleh diplomat Nigeria Yilfwang Barminas Yilkes yang membawakan Situasi dalam Bahasa Inggris, Duta Besar Timor Leste Filomeno Aleixo Da Cruz membacakan Pemberian Tahu yang ia terjemahkan sendiri menjadi "Lia-Tatoli", dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Ukraina Vasyl Hamianin membacakan Senja di Pelabuhan Kecil, serta Sajak Buat Basuki Resobowo dan diterjemahkan menjadi "Een gedicht voor Basuki Resobowo" yang ditulis pada 28 Februari 1947 dibawakan oleh Duta Besar Kerajaan Belanda Lambert Grijns.
Korea Selatan berkesempatan membacakan Buat Gadis Rasid yang ditulis pada tahun 1948. Dubes Thailand Prapan Disyatat membacakan Kita Guyah Lemah (22 Juli 1943), Inggris membacakan Taman (Maret 1943). Dan Prajurit Jaga Malam karya Chairil Anwar yang ditulis pada tahun 1948.
Dibacakan oleh Dubes Venezuela Radames Jesus Gomez Azuaje. Selain Australia, seluruh sajak Chairil Anwar dibacakan dalam bahasa masing-masing negara.
Tuti Artic yang ditulis pada tahun 1947 dibacakan oleh perwakilan dari Dewan Kesenian Jakarta, Sebagai penutup, Asmara Abigail membawakan Sajak Doa yang diciptakan oleh Chairil Anwar sejak November 1943 dan diterbitkan pertama kali dalam majalah lama Pantja Raja pada November 1946
Selepas acara Hilmar Farid mengatakan dirinya merasa senang karena
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0