Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya dorong BUMD terapkan digitalisasi.
KOSADATA - Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Dimaz Raditya mendorong Badan usaha milik daerah (BUMD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyumbangkan sebanyaknya-banyaknya deviden. Politisi Partai Golkar itu telah menyiapkan cara agar BUMD DKI tak lagi merugi meski telah disuntik sejumlah penanaman modal pemerintah daerah (PMD).
"Dengan mengikuti perkembangan digital, tak ada lagi BUMD yang mengalami kerugian. Kita berharap beberapa tahun ini yang raport-raport merah ini berkurang,” ujar Dimaz seperti dilansir laman DPRD DKI Jakarta, Kamis (17/10/2024).
Menurutnya, BUMD DKI Jakarta harus menerapkan modernisasi praktik bisnis dengan mengoptimalkan teknologi digital. Terlebih, ungkapnya, akan ada perubahan orientasi pembangunan Jakarta di masa depan sehingga harus diikuti dengan optimalisasi teknologi dalam menjalankan usaha di seluruh BUMD.
Ia meyakini modernisasi teknologi memungkinkan peningkatan produktivitas usaha BUMD. Sehingga, BUMD dapat bersaing dengan pelaku usaha internasional.
“Kita berharap, BUMD kita ini melek teknologi supaya bisa mempermudah dan meningkatkan produksi,” kata Dimaz.
Saat ini, akunya, masih banyak BUMD yang belum bisa memberikan deviden secara maksimal kepada Pemprov DKI Jakarta.
Ia juga menjelaskan, BUMD DKI terbagi dua kategori. Pertama BUMD bidang pelayanan, seperti PT Transjakarta. Kedua, BUMD murni bisnis, di antaranya yakni PT Jakarta Propertindo.
“Sedangkan yang BUMD pangan juga kita harapkan bisa menjadi stabilisator harga pangan di Jakarta,” tukas Dimaz.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0