Wamenekraf menghadiri Indonesia Game Week 2025. Foto: ist
KOSADATA – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menegaskan komitmennya mendukung kreator gim dalam melindungi hak cipta karya mereka. Salah satu langkahnya melalui program sosialisasi dan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) secara gratis.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengingatkan para pengembang gim untuk segera mengurus hak kekayaan intelektual mereka, terutama jika berencana bekerja sama dengan pihak luar negeri. Langkah ini, kata dia, penting agar karya tidak diklaim negara lain.
“gim buatan lokal mulai menembus pasar internasional. Agar semakin diminati, tambahkan identitas Indonesia pada karakter atau cerita,” ujar Irene dalam keterangannya, kemarin.
Ia menjelaskan, ajang Indonesia Game Week 2025 menjadi wadah memperkenalkan kualitas gim lokal sekaligus mendorong subsektor kreatif terkait, seperti komik dan film. Berdasarkan data Kemenparekraf, industri gim menyumbang sekitar 0,3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp700 triliun.
“Ada efek berantai yang besar. gim bisa lahir dari komik, atau justru diadaptasi menjadi film seperti Dread Out,” kata Irene.
Indonesia Game Week 2025 digelar di Blok M Hub, Jakarta Selatan, pada 6–10 Agustus 2025. Ajang ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi karya anak bangsa menuju panggung internasional.
Update terus berita KOSADATA di Google News.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0