Pemprov DKI Jakarta menambah 9 SPKU di Jakarta pada 2023 dan 4 SPKU pada 2024. Foto: PPID Jakarta
KOSADATA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono memastikan serius menangani polusi di Jakarta. Salah satunya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah 13 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) di Jakarta.
Penambahan SPKU ini dilakukan pada 2023 sebanyak 9 unit, dan pada tahun 2024 direncanakan ada 4 unit.
"Terakhir Pemprov DKI membeli 5 SPKU tahun di tahun 2011. Baru ditahun 2023 kita ada penambahan dalam jumlah yang banyak. Kita ingin serius tangani polusi udara di Jakarta," ujar Heru saat meninjau SPKU di GOR Ciracas, Jakarta Timur, belum lama ini.
Ia pun menyebut saat ini kondisi udara di Jakarta sedang cukup baik, dengan menunjukan data pengurukuran yang di akses di website Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
"Kondisi udara di Jakarta sekarang menunjukan data polutan PM10 diangka 41 dari ambang batas maksimal yang mencapai angka 55," ucap Heru.
Terkait kondisi tersebut, Pemprov DKI meminta semua pihak jangan terlena, sebab ketika musim kemarau angka tersebut bisa saja pada kondisi tidak baik jika tak ditangani dengan tepat.
Selain itu, Heru juga mendorong semua pengelola gedung untuk terus memasang watermist. Menurutnya, watermist masih dianggap cukup efektif dalam menurunkan polusi udara.
"Musim kemarau akan selalu ada disetiap tahunnya. Kita akan selalu antisipasi hal itu agar penanganan polusi udara lebih maksimal," pungkas Heru.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asep Kuswanto, menjelaskan
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0