Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Subki. Foto: dok. DPRD DKI Jakarta
KOSADATA – Angka putus sekolah di Ibu Kota yang masih tinggi memantik perhatian Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Subki.
Ia mendorong Dinas Pendidikan DKI merangkul sekolah swasta dan madrasah sebagai mitra strategis menekan angka tersebut.
Menurut Subki, daya tampung sekolah negeri belum mampu mengakomodasi seluruh anak usia sekolah di Jakarta.
“Sekolah swasta dan madrasah punya peran besar menampung siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri,” ujar Subki dilansir laman resmi DPRD Jakarta, Jum'at, 15 Agustus 2025.
Ia menilai, optimalisasi peran sekolah swasta dan madrasah dapat menjadi solusi konkret agar anak tidak kehilangan hak pendidikan.
Pemerintah, kata dia, perlu memastikan lembaga-lembaga itu mendapat dukungan agar kualitasnya setara dengan sekolah negeri.
“Maka pemerintah berkewajiban juga memperhatikan sekolah swasta. Jangan hanya negeri,” tegasnya.
Subki menekankan, kolaborasi lintas sektor ini akan menutup celah anak putus sekolah akibat keterbatasan biaya.
“Jangan sampai anak terpaksa berhenti sekolah karena tak lolos negeri dan tak sanggup bayar swasta,” pungkasnya.***
Update terus berita KOSADATA di Google News.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0