Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco. Foto: Humas DPRD DKI Jakarta
KOSADATA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco mengaku telah menyepakati tidak akan memberikan suntikan modal kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam lima tahun ke depan. Koordinator Komisi B DPRD DKI Jakarta itu mendorong BUMD DKI Jakarta untuk lebih profesional dalam menjalankan bisnis perusahaanya meski tidak mendapatkan Penyertaan Modal Daerah (PMD).
“Kita sepakati lima tahun kedepan, dalam rangka menjadikan Jakarta kota global, Jakarta menjadi contoh provinsi lain yang BUMD-nya profesional sudah tidak perlu PMD,” ujar Baco dilansir laman DPRD DKI Jakarta, Kamis (24/10/2024).
Ia berharap seluruh BUMD bisa mandiri tanpa suntikan modal, mengingat Jakarta akan bertransformasi menjadi kota global dengan berbagai persaingan bisnis.
Justru, seharusnya BUMD dapat memberikan dividen untuk Pemprov DKI sebagai bentuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan begitu, Jakarta bisa menjadi contoh perusahaan plat merah di kota lain.
Menurut dia, hal tersebut merupakan salah satu tantangan untuk BUMD usai Jakarta tak lagi menjadi ibukota, serta sebagai upaya meningkatkan sektor perekonomian.
“Kita ke depan harus punya persiapan dalam rangka Jakarta sebagai kota global. Sebentar lagi kita juga punya gubernur baru, kita harus punya persiapan. Saya berharap semua BUMD juga punya visi misi yang sama,” kata Baco.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0