Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ngopi bareng anak-anak muda Bandung di Cafe Labyrinth, Bandung, kemarin. Foto: Demokrat
KOSADATA - Kota Kembang, Kota Perjuangan, Kota Mahasiswa, Kota Industri Kreatif. Kota Bandung bukan sekedar masalah geografis kalau kata penulis Pidi Baiq. Kota Bandung akan selalu menyimpan kenangan tersendiri bagi orang yang mengunjunginya.
Tak terkecuali bagi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan istri Annisa Pohan Yudhoyono, yang dulu pertama kali berkenalan di Bandung. Di sela safari politiknya di Jawa Barat, Ketua Umum Partai Demokrat tersebut ditemani sang istri, menghabiskan malamnya dengan ngopi bersama anak-anak muda Bandung di Cafe Labyrinth, Bandung, kemarin.
Suhu dingin mencapai 21 derajat serta hujan menemani AHY dan para anak muda yang hadir, ngemil dan ngopi sambil saling bertukar pikiran dalam diskusi.
Ruli, seorang anak muda pengusaha Baso Aci 'Baper', merasa produk luar negeri sangat mudah masuk ke Indonesia, sedangkan produk dalam negeri sulit untuk menembus pasar luar negeri. Belum lagi harga produk luar tersebut kerap dijual murah di pasar Indonesia. Menurutnya, kondisi persaingan seperti itu membuat pemasaran menjadi tantangan besar jika ingin meningkatkan penjualan.
"Apakah ke depan pemerintah akan ada penyediaan fasilitas yang khusus untuk tiap daerah, yang bisa membantu UMKM dalam mempromosikan barangnya tersebut?" curhat Ruli panjang.
Menanggapi curhatan Ruli, AHY menyebut bahwa terlepas banyaknya pengguna media sosial dan digital marketplace, memang baru sekitar 15 persen-an saja UMKM Indonesia yang sudah masuk atau bertransformasi ke pasar digital. Selebihnya, masih bertahan di UMKM dengan skema konvensional.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0