KOSADATA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono membeberkan strategi dalam menekan gas rumah kaca di Jakarta. Hal ini diungkapkan Heru saat membuka Musyawarah Wilayah Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS) Pengurus Wilayah Jakarta Raya di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/3/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Heru bersama sejumlah undangan membahas berbagai isu dan upaya yang telah dilakukan untuk kemajuan Jakarta dan mendorong partisipasi publik dalam pembangunan rendah emisi di Jakarta.
"Yang bisa dilaksanakan di Jakarta adalah upaya mitigasi untuk mewujudkan target penurunan Emisi gas rumah kaca di Wilayah DKI Jakarta sebesar 30% pada Tahun 2030 dan net zero emission pada tahun 2050," ujar Heru di lokasi.
Menurutnya, terdapat 5 aksi utama, yaitu efisiensi energi, perluasan penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT), penggantian bahan bakar ramah lingkungan, peralihan menuju dominasi penggunaan transportasi publik dan pengarusutamaan pejalan kaki dan pesepeda.
"Dari sejumlah rekomendasi yang diberikan untuk mengurangi gas karbon, Pemda DKI sudah dan sedang melaksanakannya," katanya.
Implementasi atas 5 aksi utama tersebut, ungkapnya, telah dapat terlihat nyata manfaatnya, seperti telah dibangunnya sekolah zero emisi di 4 SD dan 1 SMA serta telah disertifikasinya Rumah Susun Daan Mogot dalam meraih Sertifikat Green Building.
Lebih lanjut ke depannya, ditargetkan untuk dilaksanakan perluasan implementasi prinsip-prinsip Green Building di gedung-gedung pemda, rusunawa, termasuk pada 20 sekolah yang akan menerapkan konsep sekolah zero emisi.
Dalam aksi penggantian bahan bakar ramah lingkungan, upaya-upaya yang telah dilakukan
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0