KOSADATA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta membangun rumah susun sewa (Rusunawa) ketimbang mengajukan Wisma Atlet menjadi rusun. Terlebih, dalih yang dipakai adalah Wisma Atlet banyak kuntilanak karena lama tak dihuni setelah dijadikan RS Covid-19.
"Iya betul, pemda dki mau gampangnya saja. Harusnya, Pemda DKI membangun lebih banyak rusunawa untuk warga DKI SENDIRI dengan APBD DKI yang cukup besar," ujar Pemerhati perkotaan Universitas Trisakti, Nirwono Joga, Minggu (5/2/2023).
Menurutnya, peruntukkan Wisma Atlet lebih baik digunakan sesuai rencana semua sebelum gedung-gedung itu dibangun. Namanya Wisma Atlet, sehingga sebaiknya tetap digunakan untuk hunian para atlet dalam menyukseskan event-event olah raga internasional di Jakarta.
"Ya betul lebih baik kembali ke rencana semula dibangunnya gedung-gedung itu, namanya Wisma Atlit berarti tetap dan diutamakan untuk para atlit dan kegiatan-kegiatan olahraga internasional," katanya.
Dia berharap, Pemprov DKI Jakarta mengkaji kembali dalam mengalih fungsikan Wisma Atlet menjadi Rusunawa. Terlebih, pemerintah berencana menjadikan Jakarta sebagai kota olaharaga dunia dengan berbagai kalender kegiatan olahraga internasional.
"Bahkan menargetkan menjadi tuan rumah olimpiade. Maka, keberadaan Wisma Atlet harus dipertahankan dan dipelihara dengan baik," tegasnya.
Dia mengungkapkan, Pemerintah pusat (kementerian setneg, PAN, PUPR) pernah berencana menjadikan wisma atlit ini sebagai rusunawa ASN kementerian/pusat. Lalu, Pemprov DKI Jakarta juga dapat mengusulkan wisma atlit menjadi rusunawa ASN Pemprov DKI Jakarta atau MBR yang akan terdampak program pembangunan spt pembenahan sungai-sungai di Jakarta
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0