KOSADATA - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengusulkan pengoptimalan aset dengan skema sewa ke swasta. Hal ini diyakini bisa menambah Penerimaan retribusi daerah.
Dalam Laporan Penggunaan APBD DKI Jakarta 2022, realisasi retribusi daerah tahun lalu hanya tercapai 46,72% atau Rp376,9 miliar dari terget sebesar Rp806,8 miliar. Untuk itu, Koordinator Komisi C DPRD DKI Jakarta itu meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI untuk lebih matang dan cermat dalam penyusunan target pendapatan retribusi daerah.
“Tolong aset dikelola yang betul, kalau Pemda tidak bisa mengelola, swastakan pinjam. Tapi (dengan regulasi) yang benar. Kalau memang premium, pakai harga premium, itukan bisa jadi pendapatan juga. Jangan didiamkan saja,” ujar Prasetio seperti dilansir laman resmi DPRD DKI Jakarta, Kamis (27/7 2023).
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Rasyidi mengatakan, selain kecermatan dalam penyusunan target pendapatan, kolaborasi antar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan legislatif juga diperlukan untuk melihat potensi yang sebenarnya.
“Kita sudah sampaikan supaya bicarakan dahulu dengan komisi C dalam menakar, realistis tidak? Jadi kita sampaikan kepada mereka, sebelum semua itu dimasukan dalam target mereka, itu bicarakan dahulu. Harapan kami mereka harus lebih proposional dan target harus realistis. Tidak perlu tinggi supaya kelihatan hebat, tapi sebenarnya tidak pernah tercapai,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkap anggota Komisi C Nasdiyanto. Ia meminta Bapenda mengevaluasi kembali faktor yang benar-benar bisa menjadi potensi pendapatan retribusi daerah.
“Sepertinya
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0